Menurut
Kotler dan Gary Amstrong (2012), keunggulan kompetitif atau
keunggulan bersaing adalah keunggulan terhadap pesaing yang
diperoleh dengan menawarkan nilai lebih rendah maupun dengan memberikan manfaat
lebih besar karena harganya lebih tinggi. Secara sederhana Keungggulan kompetitif adalah suatu keunggulan yang
dimiliki perusahaan dimana keunggulan itu dipergunakan untuk berkompetisi dan
bersaing dnegan perusahaan lainnya untuk meningkatkan value/nilai perusahaan
baik dalam peningkatan laba maupun pencitraan perusahaan.
Untuk
meningkatkan keunggulan kompetitif setiap perusahan memiliki strategi, beberapa
strategi yang biasa digunakan oleh suatu perusahaan, yaitu :
1 1. Strategi
Teknologi Informasi
Melalui kerangka Industry and Competitive Analysis
(CIA), Porter mengungkapkan bahwa keadaan kompetisi dalam industri bergantung
pada lima kekuatan kompetitif, yaitu : (Porter,1980)
a) Daya
Tawar Pemasok
b) Daya
Tawar Pembeli
c) Ancaman
Pendatang Baru
d) Ancaman
Pengganti Produk/Jasa
e) Persaingan
Sesama
2. 2. Strategi
Pengggunaan Teknologi Informasi
Untuk menerapkan strategi teknologi informasi ada lima
strategi kompetensi dasar dalam bersaing, yaitu :
a) Strategi
Kepemimpinan Biaya
b) Strategi
Diferensiasi
c) Strategi
Inovasi
d) Strategi
pertumbuhan
e) Strategi
Aliansi
3. 3 Konsep
Keunggulan Kompetitif
Konsep keunggulan kompetitif merupakan salah satu hal
yang penting dalam menentukan langkah strategi keunggulan kompetitif bagi suatu
perusahaan, ada beberapa komponen yang dapat menambah nilai keunggulan dalam
bersaing, yaitu :
a) Adanya
nilai tambah yang dimiliki suatu produk yang akan meningkatkan keunggulan
bersaing perusahaan.
b) Keunikan
produk yang sejenis dengan pesaing
c) Tingkat
kesulitan yang dimiliki produk untuk dipalsukan
d) Adanya
tenaga ahli yang memiliki strategi/keahlian langka dan berbeda dengan orang
lain.
Salah satu strategi yang bisa dilakukan suatu perusahaan untuk
meningkatkan keunggulan kompetitif yaitu dengan Membangun Hubungan dengan
Pelanggan. Hal ini bisa dilakukan oleh suatu
perusahaan dengan membantu mempermudah akses yang diperlukan oleh
pelanggan/konsumen. Salah satu penerapan sederhana yang telah diterapkan di
perbankan yaitu dengan memberikan pelayanan kemudahan dalam melakukan transaksi
seperti disediakannya ATM bahkan sekarang lebih mudah dengan adanya Mobile
Banking. Penerapan ini sudah seusai dengan pendekatan kepada pelanggan melalui
penyediaan kebutuhan pelanggan dan memberikan pelayanan terbaik kepada
pelanggan. Selain itu juga, dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi
sudah mulai banyak juga perusahaan virtual yang tidak memilki kantor tetap dan
semuanya sudah berbasis internet serta online sehingga segala kegiatan atau
transaksi bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Banyak keuntungan yang di dapatkan dengan
adanya perkembangan teknologi ini, namun tidak sedikit juga dampak negative
yang bisa didapatkan oleh suatu perusahaan, seperti rawannya hacker apabila
tingkat keamanan dari suatu perusahaan kurang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar